Kamis, 13 Oktober 2011

Tugas Pengantar Telematika

Nama : Sri Dewi Eka Sari
Kelas  : 4ka17
Npm   : 12108362



 Arsitektur client dan server


Client Server 
Arsitektur jaringan client server merupakan model konektivitas pada jaringan yang membedakan fungsi computer sebagai Client dan Server. arsitektur ini menempatkan sebuah komputer sebagai Server. Server ini yang bertugas memberikan pelayanan kepada terminal-terminal  lainya yang terhubung dalam sistem jaringan atau yang kita sebut Clientnya. Server juga dapat bertugas untuk memberikan layanan berbagi pakai berkas (file server), printer (printer server), jalur komunikasi (server komunikasi).
dibagi dalam 2 bagian Arsitektur yaitu : 
1. Arsitektur Client Side
    Merujuk pelaksanaan data pada browser sisi koneksi HTTP. JavaScript adalah sebuah contoh dari sisi eksekusi client dan contoh dari sisi penyimpanan pada client adalah cookie.
karakteristik :
- Memulai terlebih dahulu permintaan ke server.
- Menunggu dan menerima balasan.
- terhubung ke sejumlah kecil server pada waktu tertentu.
- Berinteraksi langsung dengan pengguna akhir, dengan menggunakan GUI.
2. Arsitektur Server Side
    Pada server side, ada sebuah server web khusus yang bertugas mengeksekusi perintah dengan mengunakan standar metode HTTP. Misalnya pengguna CGI script pada sisi server yang mempunyai tag khusus yang tertanam dihalaman HTML. Tag ini memicu terjadinya perintah untuk mengeksekusi.
karakteristik :
- Menunggu permintaan dari salah satu client.
- Melayani permintaan client dan menjawab sesuai data yang diminta oleh client.
- Suatu server dapat berkomunikasi dengan server lain untuk melayani permintaan client.
- jenis-jenisnya : web server, FTP server, database server, E-mail server, file server, print server.

dibawah ini merupakan penjelasan tentang beberapa kolaborasi arsitektur sisi client dan sisi server, dibagi atas 3 jenis kolaborasi: 
1. Arsitektur Single-Tier :
    Adalah semua komponen produksi dari sistem dijalankan pada komputer yang sama. Sederhana dan alternatifnya mahal. Membutuhkan sedikit perlengkapan untuk dibeli dan dipelihara.
2. Arsitektur Two-Tier :
    antarmukanya terdapat pada lingkungam desktop dan sistem manajemen database biasanya ada pada server yang lebih kuat yang menyediakan layanan pada banyak clienet. Pengolahan informasi dibagi antara lingkungan antarmuka sistem dan lingkungan server manajemen database.
3. Arsitektur Three-Tier :
    Arsitektur Three-Tier diperkenalkan untuk mengatasi kelemahan dari arsitektur two-tier. Di tiga tingkatan arsitektur, sebuah middleware digunakan antar sistem user interface lingkungan client dan server manajemen database lingkungan. Middleware ini diimplementasikan dalam berbagai cara seperti pengolahan transaksi monitor, pesan server atau aplikasi server. Middleware menjalankan fungsi dari antrian, eksekusi aplikasi dan database staging.     


sistem clienet server didefinisikan sebagai sistem terdistribusi, tetapi ada beberapa perbedaan karakteristik yaitu :
1. Servis (layanan)
    - Hubungan antara proses yang berjalan pada mesin yang berbeda
    - Pemisahan fungsi berdasarkan ide layannya.
    - Server sebagai provider, client sebagai konsumen.
2. Sharing resources (sumber daya)
    - Server bisa melayani beberapa client pada mesin yang berbeda client pada waktu yang sama, dan meregulasi akses bersama untuk share. Sumber daya dalam menjamin konsistensinya.
3. Asymmetrical Protocol (protokol yang tidak simetris)
    Many-to-one relationship antara client dan server. Client selalu menginisiasikan dialog melaui layanan permintaan, dan server menunggu secara pasif request dari clienet.
4. Transparansi lokasi
     Proses yang dilakukan server boleh terletak pada mesin yang sama atau pada mesin yang berbeda melalui jaringan. Lokasi server harus diakses dari client.
5. Mix-and-Match
    Perbedaan server client platforms
6. Pesan berbasiskan komunikasi
    Interaksi server dan client melalui pengiriman pesan yang mnyertakan permintaan dan jawaban.
7. Pemisahan interface dan implementasi
    Server bisa diupgrade tanpa mempengaruhi client selama interfae pesan yang diterbitkan tidak berubah.


                                                Client-Server System




Client-Server Application


Perbedaan Tipe Client-Server

1.File Servers
   - File server vendors mengklaim bahwa mereka pertama menemukan istilah client-server.
   - Untuk sharing file melalui jaringan

2.Database Servers
   - Client mengirimkan SQL requests sebagai pesan pada database server,selanjutnya hasil perintah SQL dikembalikan
   - Server menggunakan kekuatan proses yang diinginkan untuk menemukan data yang diminta dan kemudian semua record dikembalikan pada client.

3.Transaction Servers (Transaksi Server)
   - Client meminta remote procedures yang terletak pada server dengan sebuah SQL database engine.
   - Remote procedures ini mengeksekusi sebuah grup dari SQL statement
   - Hanya satu permintaan / jawaban yang dibutuhkan untuk melakukan transaksi

4.Groupsware Servers
   - Dikenal sebagai Computer-supported cooperative working
   - Manajemen semi-struktur informasi seperti teks, image, , bulletin boards dan aliaran kerja
   - Data diatur sebagai dokumen

5.Object Application Servers
   - Aplikasi client/server ditulis sebagai satu set objek komunikasi
   - Client objects berkomunikasi dengan server objects melalui Object Request Broker (ORB)
   - Client meminta sebuah method pada remote object

6.Web Application Servers (Aplikasi Web Servers)
   - World Wide Web adalah aplikasi client server yang pertama yang digunakan untuk web.
   - Client dan servers berkomunikasi menggunakan RPC seperti protokol yang disebut HTTP.
Sumber : http://yukiejapan.blogspot.com/2010/11/arsitektur-client-server-telematika.html, http://richienarchy.blogspot.com/2009/11/arsitektur-client-server_02.html

0 komentar:

Posting Komentar